Pemerintah Desa Sijeruk Bersama Puskesmas Banjarmangu 2, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga desa telah melaksanakan kegiatan Survey Mawas Diri (SMD) sebagai salah satu tahapan penting dalam pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Juni 2025 di Balai Desa Sijeruk dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Survey Mawas Diri (SMD) adalah kegiatan pengenalan masalah kesehatan serta potensi sumber daya yang terkait dengan pengembangan Desa Siaga Aktif. Tujuan dari SMD ini adalah Masyarakat mengenali permasalahan kesehatan, serta kegiatan UKBM yang telah dilaksanakan di desanya sendiri, Mengenali potensi di desa yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan, Timbulnya kesadaran masyarakat untuk mengatasi permasalahan kesehatan dengan mendayagunakan potensi yang ada.
Tahapan pelaksanaan dari SMD ini Melakukan pertemuan SMD dengan agenda sebagai berikut:
- Melakukan pertemuan menyamakan persepsi mengenai masalah kesehatan keluarga/masyarakat/ yg ada di desa/kelurahan.
- Menetapkan prioritas masalah kesehatan serta penyebab terjadinya masalah tersebut.
- Rumuskan upaya untuk mengatasi masalah tersebut serta sumber daya yang dapat dimanfaatkan.
- Lakukan pembahasan tentang cakupan Indikator Keluarga Sehat (IKS) yang mencerminkan perilaku keluarga dan masalah kesehatan dan upaya meningkatkan kualitasnya.
- Membuat kesepakatan untuk mengenali masalah kesehatan dengan melakukan Survei Mawas Diri (SMD).
Masalah utama yang menjadi perhatian warga adalah persoalan pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal. Berdasarkan hasil diskusi kelompok dan pemetaan partisipatif, terungkap bahwa sebagian besar warga masih membuang sampah di sembarang tempat, termasuk di selokan, kebun kosong, dan sungai kecil di sekitar pemukiman. Selain itu, belum adanya sistem pengelolaan sampah yang terorganisir juga menjadi faktor utama yang memperparah kondisi tersebut.
Prioritas masalah diatas selanjutnya akan di carikan jalan keluar Bersama melalui Musyawarah Masyarakat Desa.
NUKI
21 April 2022 12:49:19
Sejarahnya bagus...