Sijeruk, 18-05-2026 – Pemerintah Desa Sijeruk menggelar Musyawarah Desa dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan tradisi Ruwat Bumi dan Suranan yang akan diselenggarakan pada bulan Sura dalam kalender Jawa. Kegiatan musyawarah dilaksanakan di Balai Desa Sijeruk dan dihadiri oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga kemasyarakatan desa, karang taruna, serta perwakilan masyarakat.
Musyawarah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menyusun rangkaian kegiatan, serta membentuk kepanitiaan guna memastikan pelaksanaan Ruwat Bumi dan Suranan berjalan dengan baik, tertib, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Kepala Desa Sijeruk dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ruwat Bumi dan Suranan merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil pertanian, kesehatan, serta keselamatan yang diberikan kepada masyarakat Desa Sijeruk.
“Tradisi Ruwat Bumi dan Suranan bukan hanya menjadi kegiatan budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaannya perlu dipersiapkan secara matang agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.
Dalam musyawarah tersebut dibahas berbagai agenda, di antaranya penentuan waktu pelaksanaan, susunan acara, kebutuhan sarana dan prasarana, sumber pendanaan, serta pembagian tugas panitia. untuk pelaksanaan Suranan dilaksanakan pada Senin, 15 juni 2026 pukul 19.30 wib berlokasi di tengah desa dan untuk Ruwat Bumi dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 di Halaman Balai Desa Sijeruk. Selain itu, peserta musyawarah juga memberikan berbagai masukan terkait pelestarian nilai-nilai budaya lokal agar tetap dapat diwariskan kepada generasi muda.
Ketua BPD Desa Sijeruk menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti musyawarah. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan desa tidak terlepas dari peran serta dan dukungan seluruh warga.
Melalui musyawarah ini diharapkan pelaksanaan Ruwat Bumi dan Suranan tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya lokal, serta meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap warisan tradisi yang menjadi identitas Desa Sijeruk.
Pemerintah Desa Sijeruk mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan mendukung setiap rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan demi suksesnya acara Ruwat Bumi dan Suranan sebagai wujud syukur dan kebersamaan warga desa.
"Nguri-uri Budaya, Nglestarekake Tradisi, Mbangun Guyub Rukun Warga Desa Sijeruk."
NUKI
21 April 2022 12:49:19
Sejarahnya bagus...