Sijeruk, 8 Juli 2026 – Pemerintah Desa Sijeruk melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) dan Rembug Stunting Tahun 2026 pada hari Rabu, 8 Juli 2026 bertempat di Aula Balai Desa Sijeruk. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat sekaligus menyusun langkah-langkah penanganan untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga Desa Sijeruk.
Kegiatan dihadiri oleh Forkompinca, Kepala Desa Sijeruk beserta perangkat desa, anggota BPD, Bidan Desa, petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Banjarmangu II, kader Posyandu, kader PKK, Kader Pembangunan Manusia (KPM), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur kelembagaan desa lainnya.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Sijeruk yang menyampaikan bahwa kesehatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan desa. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan yang masih ditemukan di lingkungan desa.
Selanjutnya, tim dari UPTD Puskesmas Banjarmangu II memaparkan hasil kajian dan kondisi kesehatan masyarakat Desa Sijeruk yang menjadi dasar pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa. Dari hasil pembahasan dan diskusi bersama, peserta musyawarah menyepakati beberapa permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas untuk ditangani secara bersama-sama.
Adapun lima permasalahan prioritas yang ditemukan dalam Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) adalah sebagai berikut :
- Jamban Sehat
Masih terdapat beberapa rumah tangga yang belum memiliki fasilitas jamban sehat sesuai standar kesehatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang layak serta dukungan program pembangunan jamban sehat.
- Merokok di Dalam Rumah
Kebiasaan merokok di dalam rumah masih menjadi permasalahan yang cukup sering ditemukan. Asap rokok tidak hanya membahayakan perokok aktif, tetapi juga berdampak pada anggota keluarga lainnya, terutama ibu hamil, bayi, balita, dan anak-anak. Melalui forum ini disepakati pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan rumah yang bebas asap rokok.
- Anak Susah Makan dan Sulit Naik Berat Badan
Permasalahan anak yang mengalami kesulitan makan serta berat badan yang tidak mengalami peningkatan sesuai usianya menjadi perhatian khusus dalam pembahasan stunting. Kondisi ini dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak apabila tidak ditangani secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi mengenai pola asuh, pemberian makanan bergizi seimbang, serta pemantauan pertumbuhan balita secara rutin melalui kegiatan Posyandu.
- Penanganan Sampah
Masalah pengelolaan sampah rumah tangga juga menjadi salah satu prioritas yang perlu mendapatkan perhatian. Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan menjadi sumber berbagai penyakit. Peserta musyawarah mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, serta menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.
- Penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM)
Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit kronis lainnya menjadi tantangan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menerapkan pola hidup sehat, serta mengikuti kegiatan Posbindu PTM yang diselenggarakan di desa.
Setelah pembahasan MMD, kegiatan dilanjutkan dengan Rembug Stunting yang bertujuan menyusun komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Desa Sijeruk. Dalam forum tersebut disepakati bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu melalui perbaikan gizi keluarga, peningkatan sanitasi lingkungan, penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui Musyawarah Masyarakat Desa dan Rembug Stunting ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan yang ada. Hasil musyawarah akan menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut dan program kesehatan desa sehingga tercipta masyarakat Desa Sijeruk yang lebih sehat, sejahtera, dan bebas stunting.
Pemerintah Desa Sijeruk mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan, karena keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh warga masyarakat.
NUKI
21 April 2022 12:49:19
Sejarahnya bagus...