Kegiatan Mahasiswa KKN UNSOED: Sosialisasi GELORA (Gerakan Kelor Cegah Stunting Keluarga) dan Aksi Menanam Kelor, Kangkung, dan Cabai bersama Kader Posyandu
Mahasiswa KKN melaksanakan program kerja GELORA (Gerakan Kelor Cegah Stunting Keluarga) yang menyasar 15 ibu kader Posyandu Dusun 1 sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para kader mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sekaligus mendorong pemanfaatan tanaman kelor sebagai salah satu bahan pangan bergizi yang mudah dibudidayakan di lingkungan rumah.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan penyampaian materi mengenai stunting yang mencakup pengertian, penyebab, dampak, serta pentingnya pencegahan sejak dini. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat daun kelor sebagai sumber gizi, kandungan nutrisi yang dimiliki, anjuran batas konsumsi harian, serta berbagai contoh olahan berbahan dasar daun kelor yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selama sesi berlangsung, para kader Posyandu mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan asupan gizi keluarga melalui pemanfaatan tanaman kelor.
Sebagai tindak lanjut dari materi yang telah disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit kelor bersama ibu-ibu kader Posyandu. Penanaman ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan ketersediaan tanaman kelor di lingkungan masyarakat sehingga lebih mudah dimanfaatkan sebagai bahan pangan bergizi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para kader dapat menjadi agen edukasi yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kelor sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Divisi Lingkungan juga melaksanakan program pembuatan kebun cabai dan kangkung yang diintegrasikan dengan kegiatan GELORA. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus mendorong masyarakat menanam tanaman pangan yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga. Sebelum praktik penanaman dilakukan, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi mengenai tujuan kegiatan, manfaat budidaya cabai dan kangkung, serta tata cara penanaman dan perawatan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
Setelah sesi sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai dan kangkung secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN dan ibu-ibu kader Posyandu. Seluruh peserta turut berpartisipasi dalam proses penanaman mulai dari persiapan media tanam hingga penempatan bibit pada lahan yang telah disediakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai ruang hijau yang produktif, meningkatkan ketersediaan bahan pangan di tingkat keluarga, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Integrasi program kesehatan dan lingkungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Dusun 1, baik dari aspek kesehatan, gizi, maupun pelestarian lingkungan.
NUKI
21 April 2022 12:49:19
Sejarahnya bagus...